Kamis, 02 Agustus 2007

Document Management [1]

Ada banyak isu di kalangan pemerhati teknologi informasi yang sedang hangat saat ini. Misalnya saja IBM yang mengakuisisi Filenet, sebuah perusahaan yang fokus bisnisnya mendevelop software untuk keperluan manajemen content dan proses bisnis[1]. Harganya pun tak tanggung-tanggung, mencapai 1,6 juta dolar paman sam. Belum lagi kabar perjanjian senilai 1,75 dolar AS yang dilakukan antara IBM dan Lenovo yang mengakhiri sejarah IBM sebagai "pabrik pembuat PC" sekaligus menjadikan Lenovo pemain PC nomor 3 di dunia. Maka berubahlah sang raksasa hardware turun gunung atau (keluar dari hutan):) mencoba peruntungan berbisnis software berorientasi solusi.
Tulisan ini adalah apa yang saya jumpai di tempat kerja berkaitan dengan 2 isu yang disebutkan. Apakah IBM sudah "kehilangan tahta" bisnisnya sehingga menjual grup bisnis PC nya. Atau mungkin IBM ingin menyaingi Microsoft, suatu saat membuat OS misalnya.
Layaknya fashion, IT juga punya mode/tren. Berdasarkan survei yang dilakukan Gartner, yang sering dijadikan rujukan praktisi IT, pertumbuhan dokumen yang tak-terstruktur makin lama makin meningkat.
Nah di area inilah saat ini IBM bermain. Bagaimana membantu client yang bermasalah dengan data yang terstruktur dan tak-terstruktur. Yang termasuk data terstruktur misalnya dalam satu form ada field nama, alamat, no telpon dsb. Adapun data tak-terstruktur adalah tanda tangan, foto dll.
Bersambung...

Source:
[1] http://en.wikipedia.org/wiki/FileNet

Tidak ada komentar: